Langsung ke konten utama

Ekspedisi Buluh Cina

Selama dua hari yakni dari Sabtu (7/4/2018) Hingga  Minggu (8/4/2018) Komunitas yang menamakan dirinya social corner menggelar ekspedisi ke Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.
Selain ekspedisi, para penggiat komunitas ini juga menyampaikan rekomendasi  bagi Pemerintah Desa Buluh Cina terkait pengembangan hutan adat Rimbo tujuh danau yang merupakan hasil dari riset  Febri Angga Putra mengenai fungsi hutan adat.
Robi Armilus selaku ketua SC (Social Corner) menjelaskan, bahwa hasil dari diskusi ini yakni disepakati nya kerjasama antara pemerintah desa buluh cina dan social Corner terkait pengembangan wisata di desa buluh cina, jelasnya melalui pesan WhatsApp pada Minggu (8/4/2018)
Ada beberapa wacana yang akan dibahas lebih lanjut dalam upaya pengenalan desa wisata buluh cina salah satunya dengan membuat festival budaya buluh cina, ujar Robi
Kedepannya dia berharap akan ada banyak hal yang  bisa dikembangkan dari masyarakat di desa buluh cina, bebernya
Sementara itu Kepala Desa Buluh Cina M Ralis T  mengatakan, menyambut baik kedatangan dari komunitas social corner dan berharap agar SC bisa mengajak teman teman komunitas lainnya untuk berkunjung ke buluh cina, katanya
Dia juga menyampaikan tentang banyaknya potensi di desa yang masih bisa dikembangkan seperti hutan adat , danau dan sungai untuk mencari ikan, tutupnya.
http://www.genews.co.id/read/social-corner-gelar-ekspedisi-ke-desa-buluh-cina.html











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Sistem Sosial

Teori system sosial menjelaskan tentang dinamika oganisasi dalam istilah-istilah dari jaringan sosial- hubungan dan interaksi orang didalam dan diuar organisasi. Blau dan Scott (1962) mengenalkan dua prinsip dasar yang membantu mendefinisikan sistem sosial. Salah satunya adalah susunan hubungan-hubungan sosial, atau pola-pola dari interaksi-interaksi sosial didalam sistem sosial.. Yang lain adalah budaya, atau nilai-nilai kebersamaan dari orang-orang di dalam sistem sosial. Hal ini berguna untuk mengingat bahwa susunan hubungan sosial dan budaya dari organisasi dapat dilihat secara formal, informal atau holistik. Struktur sosial ditentukan oleh jenis interaksi sosial, antara orang dengan berbagai status dalam organisasi. Tindakan Sosial mengacu pada jenis dan tingkat interaksi di antara mereka dalam sebuah organisasi, apakah mereka lebih tinggi, rendah, atau berorientasi pada teman sebaya. Misalnya, penting untuk dicatat bagaimana-sering dan panjangnya orang bercakap-cakap satu de...

Permainan Tradisional

Permainan tradisional dapat diartikan sebagai satu kegiatan menyenangkan yang dilakukan menurut tradisi, sehingga menimbulkan rasa puas pada pelakunya. Permainan tradisional adalah suatu jenis permainan pada satu daerah tertentu yang berdasarkan kepada kultur atau budaya daerah tersebut. [1] Permainan tradisional adalah suatu hasil budaya   masyarakat yang berasal dari jaman yang sangat tua, yang telah tumbuh dan hidup hingga sekarang (Depdikbud, 1980/1981). Menurut Jarahnitra (dalam Siagawati dkk, 2007) bahwa permainan tradisional rakyat merupakan hasil budaya yang besar nilainya bagi anak-anak dalam rangka berfantasi, berekreasi, berolahraga yang sekaligus sebagai sarana berlatih untuk hidup bermasyarakat, ketrampilan, kesopanan, serta ketangkasan. Dharmamulya (dalam Siagawati dkk, 2007) menyatakan bahwa permainan tradisional merupakan sarana untuk mengenalkan anak-anak pada nilai budaya dan norma-norma sosial yang diperlukan untuk mengadakan hubungan atau kontak sosial ...

Teori Struktural Fungsional

Struktural Fungsional Teori fungsional memiliki asumsi utama, yaitu melihat masyarakat sebagai suatu sistem yang di dalamnya terdapat subsistem, keseluruhan subsistem tersebut memiliki tugas dan fungsinya masing-masing. Menurut aliran struktural fungsional (parson), bahwa pranata-pranata utama dalam setiap kebudayaan hubungan satu dengan yang lain dan memiliki fungsi khusus dalam hubungan satu dengan yang lain .   Setiap pranata (termasuk sistem kekuasaan) penting untuk berfungsi secara normal dimana kebudayaan pranata itu berada   untuk melanjutkan eksistensisnya. Talcott parson dan edwar A shils mengatakan yang dimaksud dengan sistem sosial dapat digambarkan sebagai   “a system of interactive relationship of a plurality of individual actors” sementara itu Hugo F. Reading mentakan bahwa sistem sosial biasanya digambarkan sebagagai “a system if social elements” . Sedangkan Thomas Fourd Hold mengatakan bahwa sistem sosial adalah “the totality of relationship of ...